jump to navigation

tanggung jawab kepada Tuhan Mei 26, 2012

Posted by azkiyaul in Uncategorized.
trackback

Saat pertama kali membuat blog ini, saya sendiri juga bingung mengapa kok tiba-tiba ingin membuat blog. Saya yang amburadul dalam segala hal kok bisa-bisanya membuat tulisan di dunia maya, padahal sama sekali tidak mempunyai basic menjadi seorang penulis, tetapi ya syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik (kata d’masiv).

Sempat mengalami kebingungan yang berkepanjangan seperti halnya krisis moneter, saat akan membuat sebuah tulisan karena memang saat itu yang ada di otak hanya bagaimana bisa lulus kuliah tanpa melalui skripsi dan ujian skripsi hahahaha. 

Akhirnya daku yang lemah ini memutuskan untuk menulis apa saja dan tidak akan tergantung oleh siapapun, tidak ingin mempunyai blog yang  terkenal dan  hanya ingin menulis, menulis dan mengetik (kalau tidak di ketik masa di tulis tangan terus, cape dehh….)

Dan sejak saat itu, daku yang masih lemah ini mendapat banyak inspirasi. Dari hal-hal yang besar sampai saat beli ayam bakar yang agak gosong pun menjadi sebuah inspirasi untuk menulis. Dan sejak saat itu hari-hari pun lebih banyak diisi dengan menulis.

Setelah banyak temen-temen yang tahu bahwa Azkiyaul mempunyai sebuah blog, mereka pada memberikan dukungan, bahkan ada yang mengirim sms dukungan BLOG AZKIYAUL yang dikirim ke warung tegal hadeeewh…….Saat itu saya semakin semangat menulis dan ternyata saya sudah berada pada rel yang salah. Tujuan awal membuat sebuah blog ini adalah hanya untuk saling berbagi pengalaman, bukan keinginan untuk di sanjung apalagi di arani calon penulis hebat. Karena saya dalam hati kecil senang juga saat disanjung, maka saat itu untuk membuat tulisan pun bertujuan agar teman-teman yang membaca menjadi bangga dengan apa yang saya lakukan.

Akan tetapi, sejak saat mempunyai niat yang salah itulah Gusti Allah seolah menghentikan kinerja otak saya. Tidak ada satupun inspirasi yang saya peroleh, bahkan saat akan membuat sebuah tulisan hasilnya akan berhenti ditengah jalan. Saya pun akhirnya mengerti bahwa tidak ada gunanya manusia di sanjung karena manusia memang tidak pantas di sanjung.

Sekarang saya akan mencoba kembali ke niat awal, menulis tidak untuk siapa-siapa dan hanya sebagai rasa tanggung jawab terhadap Tuhan yang telah memberikan inspirasi dan kadang-kadang sedikit kopi paste dari orang-orang yang saya anggap orang biasa yang tidak biasa.

 

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: